Belanja Aksesoris Foto di Shopious

4 May 2015

Saya sudah lama aktif di instagram, sekitar enam bulanan yang lalu. Itu pun masih amatir menurut saya. Saya sering melihat teman yang aktif di instagram seperti mba Hanna, mba Ika, dan mba Anik membuat kreasi foto yang beragam bentuknya. Dari yang klasik, artistik sampai yang menampilkan tampilan modern.

Kebanyakan dari mereka lebih berfokus ke food photography dibanding traveling. Food photography memang sedang digandrungi sekarang ini. Seperti yang sering saya lihat, di instagram banyak yang hanya menggunakan kamera bawaan gadget namun bisa menghasilkan foto yang artistik. Percaya atau tidak, hasilnya tidak kalah cantiknya seperti foto yang diambil menggunakan kamera profesional misalnya DSLR dari Nikon atau Canon. Banyak komunitas foto yang bermunculan seperti @UploadKompakan dan @setorfotobareng yang setiap hari menawarkan challenge foto untuk diunggah para membernya.

Hobi memotret memerlukan wadah yang tepat sehingga tidak sia-sia. Ibarat bibit, hobi ini bisa menghasilkan uang jika ditekuni. Bagi yang ingin menjadi lebih dari sekadar hobi, memainkan komposisi dalam sebuah foto tentu membutuhkan keahlian yang harus dilatih terus-menerus.

Seorang teman yang hobi masak, ia membuat foto-foto hasil masakannya yang cantik lalu diunggah ke instagram. Selain foto, resepnya pun bisa dipajang di blog sehingga membuat orang bisa belajar untuk mencoba resep masakan yang ia buat. Postingan blog yang awalnya dari iseng saja, lama kelamaan akan memunculkan karakter si pembuat foto.

Setelah saya amati, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat foto makanan agar menghasilkan foto yang artistik. Apa saja ya? Yuk disimak bersama.

1. Pencahayaan

Foto yang bagus biasanya dihasilkan pada pagi hari, sekitar pukul 8, saat cahaya matahari sedang tidak terlalu terik dan bayangan yang dihasilkan juga sedikit. Jika foto dibuat pada saat mendung, bisa menggunakan bantuan cahaya dari lampu. Di belakang benda yang akan diambil fotonya, diberikan stereofoam sebagai reflektor, sehingga foto yang dihasilkan jadi lebih bagus.

2. Unsur artistik

Unsur artistik dihasilkan dari perpaduan warna dan aksesoris yang digunakan untuk mendukung foto. Warna pastel menjadikan foto terlihat feminim, warna gelap membuat foto lebih cocok untuk tema-tema klasik.

3. Konsep foto

Foto menjadi lebih indah juga karena ada konsep foto yang dipilih. Foto yang berbicara akan membuat orang tertarik untuk melihat foto tersebut sebagai sebuah karya seni alih-alih hanya menampilkan benda saja. Misalnya sebuah gelas yang disajikan bersama dengan makanan saat senja tiba, dengan latar senja akan membuat orang jadi merasakan suasana romantis dari foto tersebut.

4. Aksesoris foto

Beberapa food photography menggunakan aksesoris yang lumayan banyak dan hmm, mahal tentunya. Seperti jar (untuk jus dan kue-kue), talenan dan centong nasi bergaya shabby chic. Saya sering melihat aksesoris ini dipakai dalam foto-foto teman, sayangnya susah juga mencari di kota saya sendiri.

talenan bermotif shabby chic

talenan bermotif shabby chic

Untuk aksesoris foto, karena saya kesulitan mencari di kota sendiri, saya mencoba mencari di website online. Website online sekarang banyak yang menawarkan beragam produk kebutuhan mulai dari baju, tas, hingga akesoris seperti ini. Ternyata ada yang menjual aksesoris untuk foto dengan harga yang cukup murah. Seperti talenan shabby chic yang cantik ini bisa dibeli di shopious. Dengan harga semurah itu, foto akan terlihat lebih artistik dan elegan. Saya berniat untuk window shoping dulu di Shopious, kalau ada yang cocok mungkin akan saya beli sesuai kebutuhan. Nah, apa kamu juga punya tips untuk food photography? Share dong di komentar. ;)


TAGS talenan aksesoris foto fotografi shopious


-

Ila Rizky

Ila Rizky Nidiana
@ilarizky
sakuraimoet35@gmail.com

Blogger - traveler - writer fb : Ila Rizky Nidiana twitter : @ila_rizky email : sabilla.arrasyid@gmail.com

Follow Me

ngaBLOGburit 2015